Rangkai kegiatan di RSUDAM Lampung minggu ketiga Mei 2026

PRIMENEWSUPDATE – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dan tata kelola institusi melalui berbagai agenda strategis yang dijalankan sepanjang pekan ketiga Mei 2026.

Mulai dari penandatanganan kerja sama pelayanan visum gratis bagi masyarakat kurang mampu, penguatan pelayanan publik bersama Ombudsman RI, hingga persiapan operasional Gedung Forensik dan penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis menjadi fokus utama rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Lampung tersebut.

Humas RSUDAM Lampung, Desy Yuanita, mengatakan berbagai agenda tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah diakses, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan direksi RSUD Abdul Moeloek merupakan langkah nyata untuk terus meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan,” ujar Desy, Jumat (5/6/2026).

Pada Senin, 18 Mei 2026, RSUDAM menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandar Lampung dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung.

Kerja sama tersebut difokuskan pada pemberian layanan visum gratis bagi korban yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Penandatanganan MoU itu juga turut disaksikan anggota Komisi V DPRD Lampung dari Fraksi Partai Gerindra, Dewi Mayang Suri Djausal, yang menginisiasi dan sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi antara sektor kesehatan, aparat penegak hukum, dan lembaga sosial dalam memperluas akses pelayanan bagi masyarakat.

Menurut Desy, kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses keadilan bagi masyarakat, khususnya korban tindak pidana yang terkendala biaya dalam memperoleh dokumen visum et repertum.

“Melalui kerja sama ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat kurang mampu yang kesulitan mendapatkan layanan visum karena faktor biaya. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap akses pelayanan hukum dan kesehatan,” jelasnya.

Selanjutnya, pada Selasa, 19 Mei 2026, jajaran direksi RSUDAM melakukan audiensi bersama Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Lampung.

Pertemuan tersebut membahas penguatan kualitas pelayanan publik dan peningkatan kepatuhan terhadap standar pelayanan yang berlaku.

Agenda itu kemudian berlanjut pada Kamis, 21 Mei 2026, dengan kegiatan pendampingan pra penilaian maladministrasi oleh Ombudsman RI.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya RSUDAM untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, pada hari yang sama, direksi RSUDAM juga menghadiri Pengukuhan Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi dan pemberdayaan perempuan di lingkungan pemerintah daerah.

Sementara itu, pada Rabu, 20 Mei 2026, direksi menggelar rapat persiapan operasional Gedung Forensik RSUD Abdul Moeloek.

Keberadaan gedung tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan forensik di Provinsi Lampung, baik untuk kepentingan medis maupun penegakan hukum.

Tak hanya itu, RSUDAM juga membahas progres serta rencana penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis di lingkungan rumah sakit.

Program ini diproyeksikan dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia kesehatan sekaligus memperkuat posisi RSUDAM sebagai rumah sakit pendidikan.

Menutup rangkaian agenda pekanan, pada Jumat, 22 Mei 2026, direksi RSUDAM menerima audiensi bersama PT KAI.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor yang diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan dan pengembangan rumah sakit ke depan.

Desy menegaskan, RSUD Abdul Moeloek akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak demi menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Lampung.

“Kami berkomitmen untuk terus berbenah dan memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder agar pelayanan yang diberikan RSUD Abdul Moeloek semakin optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *