
PRIMENEWSUPDATE.ID – Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai rumah sakit rujukan utama di Lampung melalui keberhasilan pelaksanaan operasi Coronary Artery Bypass Graft (CABG) atau operasi bypass jantung pada pasien penderita penyakit jantung koroner.
Tindakan medis yang merupakan salah satu prosedur bedah jantung kompleks tersebut dilaksanakan pada Jumat, 5 Juni 2026, oleh tim dokter jantung RSUDAM.
Operasi dilakukan terhadap pasien bernama Joni (60), yang sebelumnya menjalani perawatan akibat penyakit jantung koroner.
Keberhasilan operasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen RSUD Abdul Moeloek dalam menghadirkan layanan kesehatan jantung yang berkualitas, aman, dan berstandar tinggi bagi masyarakat Lampung tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Dalam wawancara dengan Tim PPPIP RAUDAM, Joni menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh jajaran rumah sakit yang telah memberikan pelayanan selama proses pengobatan hingga operasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, terutama kepada Bapak Direktur, para dokter, khususnya dr. Danasha dan dr. Roni, serta seluruh perawat yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada saya selama dirawat,” ujar Joni.
Ia juga mengajak masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan serupa agar tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan di RSUDAM.
“Untuk pasien dengan keluhan kesehatan seperti saya, jangan ragu berobat ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Pelayanannya mantap,” katanya.
Direktur RSUDAM Lampung, dr. Imam Ghozali mengatakan keberhasilan operasi bypass jantung tersebut merupakan hasil kerja sama tim medis yang profesional serta dukungan fasilitas kesehatan yang terus ditingkatkan.
Menurutnya, rumah sakit terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang komprehensif bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit jantung yang menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
“Pelaksanaan operasi CABG ini menjadi salah satu upaya kami dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif bagi masyarakat, khususnya masyarakat Provinsi Lampung. Dengan dukungan tenaga medis yang kompeten dan fasilitas yang terus berkembang, kami berharap masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan jantung yang optimal,” ujar dr. Imam.
Saat ini, kondisi pasien pascaoperasi dilaporkan stabil. Tim medis terus melakukan perawatan dan pemantauan intensif guna memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik. Pasien juga direncanakan dapat kembali ke rumah pada Jumat, 12 Juni 2026.
Keberhasilan tindakan CABG ini semakin memperkuat posisi RSUDAM sebagai rumah sakit rujukan yang mampu menangani kasus-kasus kardiovaskular kompleks di Provinsi Lampung.
Melalui penguatan sumber daya manusia, teknologi medis, serta fasilitas pelayanan kesehatan, RSUDAM berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan, khususnya di bidang jantung dan pembuluh darah, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan unggul, terpercaya, dan lebih mudah dijangkau di daerah sendiri.(*)
