Pemprov Lampung menggelar nobar Pildun 2026 di PKOR Way Halim sampai final.-- Foto : AI Gemini.--
Pemprov Lampung menggelar nobar Pildun 2026 di PKOR Way Halim sampai final.– Foto : AI Gemini.–

PRIMENEWSUPDATE.ID– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi memulai agenda nonton bareng (nobar) putaran final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung hingga partai final.

Kegiatan nobar dipusatkan di kawasan Pasar Kreatif dan Seni Komplek PKOR Way Halim, Bandar Lampung, dengan laga pembuka Spanyol melawan Arab Saudi pada Minggu 21 Juni pukul 23.00 WIB.

Tak hanya menjadi ajang menikmati pesta sepak bola dunia bersama masyarakat, Pemprov Lampung juga menjadikan kegiatan ini sebagai upaya menggerakkan perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengatakan nobar Piala Dunia 2026 diharapkan menjadi ruang hiburan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi para pedagang.

“Agenda ini bisa memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan hiburan dan UMKM mencari rezeki,” ujar Marindo, Minggu 21 Juni 2026.

Ketua Pelaksana Nobar Piala Dunia 2026 yang juga Kepala Biro Umum Setda Provinsi Lampung, M. Yuliardi, membocorkan bahwa agenda nobar tidak hanya digelar pada laga tertentu, melainkan akan berlangsung terus hingga pertandingan final.

“Sampai final. Sampai saat ini rencana masih di lokasi Pasar Kreatif dan Seni PKOR Way Halim,” kata Yuliardi, yang akrab disapa Aceng, Minggu 21 Juni 2026.

Menurutnya, panitia menyiapkan fasilitas nobar untuk setiap pertandingan selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

“Kita siapkan terus. Untuk UMKM dikoordinasikan oleh Dinas Koperasi dan UKM serta Disperindag,” ujarnya.

Pelaksanaan nobar tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 400.2.7/4657/SJ tentang penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026.

Melalui surat edaran itu, pemerintah daerah diimbau menyelenggarakan nobar secara tertib, aman, dan melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.

Pemerintah daerah juga diminta menyiapkan lokasi strategis, dukungan sarana dan prasarana, pengaturan lalu lintas, kebersihan, ketertiban umum, hingga berkoordinasi dengan Forkopimda demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Selain itu, pelaksanaan nobar juga didorong melibatkan berbagai unsur, mulai dari pelaku UMKM, dunia usaha, BUMD, organisasi kemasyarakatan, komunitas kepemudaan, hingga lembaga pendidikan.

Pemprov Lampung bekerja sama dengan TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia FIFA 2026.

Masyarakat yang ingin menggelar nobar juga diimbau mendaftarkan lokasi melalui aplikasi Bola Gembira TVRI agar kegiatan berlangsung sesuai ketentuan dan tidak bersifat komersial.

Melalui akun Instagram resminya, Pemprov Lampung turut mengajak masyarakat memeriahkan pesta sepak bola dunia tersebut.

“Tabik Puuuun Masyarakat Lampung! Siap merasakan serunya Nonton Bareng Piala Dunia 2026 di PKOR Way Halim? Ajak keluarga, sahabat, dan komunitasmu untuk menikmati pertandingan seru sekaligus berburu produk unggulan UMKM Lampung,” tulis akun tersebut.

Menariknya, para pimpinan Pemprov Lampung ternyata memiliki jagoan berbeda di Piala Dunia 2026.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menjagokan Brasil sebagai juara dunia.

“Brazil,” jawab singkat gubernur saat ditanya wartawan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela tetap setia mendukung Jerman.

“Aku dukung Jerman. Meski optimistis yang juara Portugal sih. Tapi dukung Jerman sejak kuliah dulu,” ujarnya.

Berbeda lagi dengan Sekretaris Daerah Marindo Kurniawan yang memilih Inggris sebagai kampiun.

“Pokoknya karena Indonesia nggak masuk Piala Dunia maka yang juara adalah Inggris. Dari dulu saya nonton Manchester United. Fans MU dan pemain Inggris main di Piala Dunia, maka harus juara,” katanya. (*)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *