3.600 Karateka Ramaikan Piala Presiden RI 2026 di Lampung

Piala Presiden RI Indonesia Open Championship 2026 resmi dibuka di GOR Siger, Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026).–

PRIMENEWSUPDATE.ID – Piala Presiden RI Indonesia Open Championship 2026 resmi dibuka di GOR Siger, Bandar Lampung, Sabtu

Kejuaraan karate berskala nasional ini diikuti 3.600 atlet dari 87 kontingen yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, total 18 provinsi.

Ketua Pelaksana, Wawa Prima Linse, mengatakan tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga karate sekaligus menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet usia dini hingga prestasi.

“Jumlah kontingen yang hadir sebanyak 87 kontingen yang bertanding di 107 kelas, dengan total peserta mencapai 3.600 orang. Terdiri atas 1.400 peserta kategori Open, 2.000 peserta kategori Festival, dan 110 peserta kategori TNI/Polri,” ujarnya.

Menurut Wawa, kejuaraan tersebut bukan semata-mata ajang menentukan pemenang, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, membangun mental bertanding, serta mengukur hasil latihan para atlet.

Ia mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan kemampuan terbaik di atas matras tanpa melupakan nilai-nilai dasar karate sebagai pembentuk karakter.

“Tunjukkan kemampuan teknik terbaik kalian. Namun ingat, karate bukan untuk kesombongan, melainkan membangun karakter yang tangguh, rendah hati, dan menghormati lawan,” katanya.

Wawa juga berpesan kepada para wasit dan juri agar memimpin pertandingan secara objektif, adil, dan menjaga netralitas selama kejuaraan berlangsung.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lampung, Meiry Harikasari, menyampaikan apresiasi kepada FORKI atas terselenggaranya kejuaraan nasional tersebut.

Menurutnya, semakin banyak orang tua yang mendorong anak-anak mengikuti karate sejak usia dini merupakan perkembangan positif di tengah pesatnya pengaruh dunia digital.

“Karate memberikan ruang bagi anak-anak untuk tetap aktif berolahraga sekaligus belajar mengelola rasa gugup, menjaga fokus, serta menjunjung sportivitas dalam pertandingan,” ujarnya.

Pemprov Lampung berharap kejuaraan ini tidak hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter disiplin, mental juara, dan sportivitas sebagai bekal menghadapi berbagai kompetisi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Selain menjadi ajang pembinaan olahraga, kejuaraan ini juga dinilai memberikan dampak positif bagi daerah. Kehadiran sekitar 15 kontingen dari luar Provinsi Lampung diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sport tourism sekaligus menggerakkan perekonomian lokal melalui kunjungan atlet, ofisial, dan keluarga peserta.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen dari berbagai provinsi. Semoga kejuaraan ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berprestasi dan mengikuti kompetisi di masa mendatang,” ujar Meiry membacakan sambutan Gubernur.

Kejuaraan yang mengusung slogan “Satu Tekad Bela Diri Karate Menuju Indonesia Emas 2045” itu diharapkan menjadi salah satu ajang pembinaan karate terbesar di Indonesia sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional maupun internasional.(*)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *