
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan.– Sumber Foto : Biro Adpim.-
PRIMENEWSUPDATE.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memberikan tanggapan atas lonjakan harga plastik global yang kini mulai berdampak pada berbagai sektor, mulai dari industri, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), hingga masyarakat sebagai konsumen akhir.
Kenaikan harga plastik yang tinggi ini dipicu terganggunya pasokan bahan baku nafta akibat konflik di Timur Tengah. Kondisi ini mendorong peningkatan biaya produksi dan berimbas pada naiknya harga sejumlah komoditas sehari-hari.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif guna menekan dampak inflasi akibat kondisi tersebut.
Menurutnya, Pemprov Lampung mengimbau pemerintah kabupaten/kota hingga masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.
“Pertama, kita dorong untuk mengurangi penggunaan plastik. Kemudian beralih menggunakan bahan yang lebih ramah lingkungan,” ujar Marindo saat ditemui di lobi kantor gubernur, Jum’at 10 April 2026.
Selain itu, Pemprov Lampung juga mulai mendorong perubahan budaya di tengah masyarakat, salah satunya dengan membiasakan membawa kantong belanja sendiri saat beraktivitas.
“Budaya membawa tas belanja sendiri ini harus mulai disosialisasikan. Memang tidak mudah dan tidak bisa instan, perlu dukungan dan kolaborasi semua pihak serta dilakukan secara bertahap,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pemprov Lampung akan menggerakkan pemerintah kabupaten/kota hingga ke tingkat kecamatan dan desa untuk aktif mengedukasi masyarakat terkait pengurangan penggunaan plastik.
Dengan langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat mulai beralih ke pola konsumsi yang lebih ramah lingkungan, sekaligus membantu menekan dampak kenaikan harga plastik terhadap perekonomian daerah.
Terkait kebijakan lanjutan, Marindo mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah provinsi tengah menyiapkan regulasi berupa surat edaran.
“Masih dalam tahap pembahasan, redaksinya juga sedang disempurnakan,” pungkasnya.(*)
