Groundbreaking Masjid Babul Jannah Dimulai, Kanwil Kemenag Lampung Target Rampung Akhir 2026

Kepala Kanwil Kemenag Lampung Zulkarnain lakukan grounbreaking Masjid Babul Jannah dilingkungan kanwil.–

PRIMENEWSUPDATE.ID – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung resmi memulai pembangunan Masjid Babul Jannah melalui prosesi groundbreaking yang digelar di kompleks perkantoran Kanwil Kemenag Lampung, Kamis (25/6/2026).

Pembangunan masjid tersebut menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya Kanwil Kemenag Lampung akan memiliki masjid permanen di lingkungan kantornya. Selama ini, aktivitas ibadah pegawai masih memanfaatkan ruangan yang dialihfungsikan sebagai musala.

Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Zulkarnain, mengatakan pembangunan Masjid Babul Jannah lahir dari semangat kebersamaan seluruh keluarga besar Kementerian Agama serta dukungan berbagai pihak.

“Selama ini Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung belum memiliki bangunan masjid sendiri. Karena itu, kami berinisiatif membangun masjid sebagai fasilitas ibadah yang representatif bagi ASN maupun masyarakat yang datang ke Kanwil,” ujarnya.

Menurut Zulkarnain, pembangunan rumah ibadah tersebut juga menjadi bentuk investasi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir sebagaimana hadis Rasulullah SAW tentang keutamaan membangun masjid.

Ia menegaskan bahwa Masjid Babul Jannah bukan milik pribadi ataupun kelompok tertentu, melainkan menjadi milik bersama yang dibangun melalui gotong royong.

Pendanaan pembangunan berasal dari berbagai sumber, mulai dari dukungan mitra perbankan, dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Kanwil Kemenag Lampung, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kanwil yang menghimpun dana sekitar Rp100 juta dari para ASN, hingga sumbangan pribadi Kepala Kanwil sebesar Rp50 juta yang berasal dari honor yang disisihkannya.

“Siapa saja boleh ikut berkontribusi. Tidak ada unsur paksaan. Selama masjid ini dimanfaatkan umat untuk beribadah, maka pahala amal jariyah akan terus mengalir bagi siapa pun yang ikut membangunnya,” katanya.

Masjid Babul Jannah dirancang memiliki luas bangunan sekitar 12 x 20 meter dengan tinggi mencapai delapan meter. Area di bagian bawah akan dimanfaatkan sebagai tempat parkir, sedangkan ruang utama mampu menampung sekitar 200 jemaah.

Bangunan tersebut akan berdiri di atas 15 titik fondasi dan kolom utama sebagai penyangga struktur. Apabila kapasitas tersebut nantinya dinilai belum mencukupi, Kanwil Kemenag Lampung telah membuka kemungkinan untuk melakukan perluasan.

Zulkarnain optimistis pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar enam bulan.

“Targetnya paling lambat akhir tahun 2026 sudah selesai. Saat ini dana yang terkumpul sudah cukup untuk menyelesaikan struktur utama, mulai dari fondasi, kerangka bangunan hingga pengecoran dak atap. Setelah itu, kita akan melanjutkan tahap finishing agar masjid ini semakin indah dan nyaman digunakan,” jelasnya.

Keberadaan Masjid Babul Jannah diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah bagi pegawai Kanwil Kemenag Lampung, tetapi juga menjadi simbol semangat kebersamaan, kepedulian, dan penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan Kementerian Agama.(*)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *