Kemenag Lampung Jadikan Lebaran Yatim Momentum Menebar Maslahat

PRIMENEWSUPDATE.ID – Peringatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung menjadi momentum menghadirkan kebahagiaan bagi ribuan anak yatim dan penyandang disabilitas melalui penyaluran bantuan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Mengusung tema “Satu Kesetaraan, Sejuta Harapan, Meraih Keberkahan” dengan pesan inklusif “Dari Jiwa Anak untuk Negeri: Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”, kegiatan yang digelar di Aula Saibatin Kanwil Kemenag Lampung, Kamis (25/6), merupakan bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Kepala Kanwil Kemenag Lampung, Zulkarnain, mengatakan pada peringatan 10 Muharram tahun ini sebanyak 3.031 paket bantuan telah disalurkan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas di seluruh Provinsi Lampung. Sementara secara simbolis, bantuan diberikan kepada 401 penerima.
“Di Provinsi Lampung kita telah menyalurkan bantuan kepada 3.031 anak yatim dan penyandang disabilitas. Hari ini secara simbolis kita serahkan kepada 401 orang. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi bersama BAZNAS dan lembaga amil zakat, serta berasal dari zakat, infak, dan sedekah ASN Kementerian Agama di Provinsi Lampung,” kata Zulkarnain.
Ia menjelaskan bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan para penerima. Anak yatim memperoleh perlengkapan sekolah seperti tas dan alat tulis, serta bantuan uang tunai sebesar Rp150 ribu per anak. Sementara penyandang disabilitas menerima bantuan uang tunai dan paket sembako yang disalurkan hingga tingkat kabupaten/kota.
Menurut Zulkarnain, peringatan 10 Muharram atau yang dikenal masyarakat sebagai Lebaran Yatim bukan hanya tradisi tahunan, tetapi menjadi pengingat pentingnya berbagi kepada mereka yang membutuhkan, terlebih Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.
“Melalui kegiatan ini kita ingin menyenangkan anak-anak yatim dan saudara-saudara penyandang disabilitas. Semoga kebaikan yang ditunaikan melalui zakat, infak, dan sedekah menjadi amal yang membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya.
Ia menegaskan kepedulian terhadap anak yatim tidak berhenti pada peringatan 10 Muharram. Kanwil Kemenag Lampung, kata dia, secara rutin menyalurkan dana ZIS setiap bulan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program tersebut tidak hanya menyasar anak yatim, tetapi juga fakir miskin, marbot masjid, hingga bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu.
“Pada prinsipnya kami terus menyalurkan dana ZIS setiap bulan. Tidak hanya untuk anak yatim, tetapi juga kepada fakir miskin, marbot masjid, hingga program bedah rumah. Dana yang dihimpun dari ASN Kemenag ini memang diperuntukkan bagi kemaslahatan umat,” jelasnya.
Zulkarnain berharap semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama di tengah tantangan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita bisa saling menguatkan dan membantu sesama. Semoga semangat berbagi ini terus terjaga, bukan hanya pada bulan Muharram, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(*)