
PRIMENEWSUPDATE.ID – Provinsi Lampung siap menjadi pusat perhatian insan karate nasional. Untuk pertama kalinya, Piala Presiden RI Indonesia Open Championship 2026 akan digelar di Lampung dengan antusiasme peserta yang luar biasa.
Bahkan, 10 hari menjelang pelaksanaan, jumlah pendaftar telah menembus lebih dari 2.000 atlet dari berbagai provinsi di Indonesia. Panitia pun optimistis angka tersebut terus bertambah hingga mencapai target 3.000-4.000 peserta sebelum pendaftaran ditutup.
Ketua Panitia, Wawa Prima Linse, mengatakan kejuaraan nasional bergengsi tersebut akan berlangsung selama tiga hari, yakni 26-28 Juni 2026 di GOR Siger, Bandar Lampung.
Sebelum pertandingan dimulai, panitia juga menggelar Sertifikasi Pelatih Nasional pada 24-25 Juni sebagai rangkaian kegiatan.
“Ini pertama kalinya Kejuaraan Nasional Karate Indonesian Open diselenggarakan di Provinsi Lampung. Alhamdulillah, pada H-10 jumlah pendaftar sudah lebih dari 2.000 peserta,” ujar Wawa, Selasa 16 Juni 2026.
Kejuaraan yang memperebutkan Piala Presiden RI itu semakin memperkuat posisi Lampung sebagai tuan rumah event olahraga nasional.
Pelaksanaannya juga telah memperoleh rekomendasi resmi dari Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) melalui Surat Rekomendasi Nomor 22/PB.FORKI-SEKJEN/REK/VI/2026 tertanggal 15 Juni 2026 yang diberikan kepada panitia pelaksana.
Tak hanya itu, Ketua Umum PB FORKI, Jenderal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto, dijadwalkan hadir membuka kejuaraan tersebut.
Wawa menjelaskan, kejuaraan mempertandingkan tiga kategori utama, yakni Open Tournament, TNI-Polri, dan Festival.
Nomor yang dipertandingkan meliputi Kata Perorangan, Kata Beregu, serta Kumite Perorangan untuk putra dan putri.
Kategori Open Tournament diikuti atlet mulai Pra Usia Dini (6-7 tahun), Usia Dini, Pra Pemula, Pemula, Kadet, Junior, Under-21 hingga Senior.
Sementara kategori Festival diperuntukkan bagi karateka sabuk putih hingga cokelat, sedangkan kategori TNI-Polri khusus anggota aktif berusia 18-40 tahun.
Peserta yang telah mendaftar berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Papua, Maluku, Bangka Belitung, Jakarta, Banten, Tangerang, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Riau, Sumatera Barat, hingga Lampung sebagai tuan rumah.
Menurut Wawa, penyelenggaraan kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi nasional, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
“Target kami sebanyak-banyaknya peserta. Kami ingin Lampung semakin dikenal, baik dari sisi wisata maupun kulinernya,” katanya.
Ia menambahkan, kehadiran atlet-atlet terbaik Indonesia juga akan menjadi motivasi tersendiri bagi karateka muda Lampung.
Selama ini, kejuaraan nasional lebih banyak digelar di Pulau Jawa sehingga atlet daerah harus mengeluarkan biaya besar untuk mengikuti maupun menyaksikan pertandingan.
“Karena sekarang digelar di Lampung, anak-anak bisa melihat langsung senior-senior dan atlet pelatnas bertanding. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi agar semakin banyak atlet karate Lampung yang mampu berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, FORKI Lampung juga telah mempersiapkan atlet melalui program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) selama sekitar tiga hingga empat bulan guna menghadapi persaingan di Kejurnas Piala Presiden.
Wawa juga mengajak seluruh Pengurus FORKI provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia untuk mengirimkan atlet terbaiknya selama pendaftaran masih dibuka.
“Ayo kirimkan atlet sebanyak-banyaknya. Kebetulan pelaksanaannya bertepatan dengan libur kenaikan kelas sekolah, jadi peserta bisa bertanding sekaligus menikmati wisata di Lampung. Kejuaraan ini merupakan event resmi yang direkomendasikan PB FORKI,” ajaknya.
Selain menjadi ajang pembinaan prestasi, kejuaraan ini juga memberikan nilai tambah bagi para atlet.
Piagam juara yang diperoleh dalam kompetisi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu syarat mengikuti jalur prestasi pada jenjang pendidikan.
Dengan ribuan atlet dari berbagai daerah dipastikan hadir di Bandar Lampung, Piala Presiden RI Indonesia Open Championship 2026 diyakini tidak hanya menjadi pesta olahraga karate nasional, tetapi juga momentum mengangkat nama Lampung sebagai destinasi sport tourism di Indonesia.
Panitia masih membuka pendaftaran secara online hingga 20 Juni 2026. Calon peserta maupun kontingen dapat mendaftarkan diri melalui formulir yang telah disediakan panitia dan menyelesaikan pembayaran melalui transfer sesuai ketentuan.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Ketua Panitia Wawa Prima Linse di nomor 0811-720-196 atau Ricky di nomor 0896-1179-1133.(*)
