Pembukaan Wedding Fair di Ballroom Masjid Raya Al Bakrie.--

PRIMENEWSUPDATE.ID – Masjid Raya Al-Bakrie Lampung kembali menunjukkan perannya tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga ruang kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat melalui penyelenggaraan Wedding Fair 2026 bertajuk “From Bismillah To Sakinah”.

Kegiatan yang berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie Lampung itu menghadirkan sekitar 26 vendor pernikahan yang menawarkan berbagai kebutuhan calon pengantin dalam satu lokasi, mulai dari katering, dekorasi, rias pengantin, dokumentasi, wedding organizer, hiburan, hingga undangan dan merchandise.

Acara resmi dibuka pada Jumat (12/6) oleh Ketua Badan Pengurus Masjid Raya Al-Bakrie Lampung, Drs. KH. Basyaruddin Maisir AM, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung, Agnesia Bulan Marindo.

Dalam sambutannya, Agnesia Bulan Marindo mengapresiasi terselenggaranya Wedding Fair yang dinilai mampu menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku industri pernikahan, UMKM, dan sektor ekonomi kreatif di Lampung.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat bagi calon pengantin, tetapi juga membuka peluang bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk dan layanan terbaiknya kepada masyarakat. Kami berharap Wedding Fair 2026 dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Lampung,” ujarnya.

Sementara itu, KH. Basyaruddin Maisir menegaskan bahwa Masjid Raya Al-Bakrie Lampung terus berupaya menghadirkan  berbagai layanan yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk memfasilitasi kebutuhan pernikahan melalui penyelenggaraan pameran tersebut.

“Melalui Wedding Fair 2026, kami ingin menghadirkan kemudahan bagi masyarakat yang sedang merencanakan pernikahan sekaligus memperkenalkan berbagai fasilitas yang dimiliki Masjid Raya Al-Bakrie Lampung. Semoga kegiatan ini menjadi sarana kolaborasi yang bermanfaat bagi seluruh pihak,” katanya.

Salah satu daya tarik utama dalam pameran tersebut adalah penawaran khusus penyewaan Ballroom Masjid Raya Al-Bakrie Lampung. Selama acara berlangsung, calon pengantin yang melakukan pembayaran uang muka berkesempatan memperoleh harga spesial sebesar Rp20 juta dari harga normal Rp25 juta.

Paket tersebut mencakup penggunaan ballroom selama tujuh jam, 100 kursi tamu, ruang rias pengantin, ruang rias keluarga, ruang hidangan atau dapur katering, serta dukungan petugas kebersihan dan keamanan.

Penawaran ini menjadi bagian dari upaya pengurus masjid untuk memperkenalkan fasilitas ballroom yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan sosial maupun keagamaan.

Tak hanya menjadi ajang promosi industri pernikahan, Wedding Fair 2026 juga membawa misi sosial. Pada hari terakhir pelaksanaan, 14 Juni 2026, pengurus Masjid Raya Al-Bakrie Lampung akan membuka pendaftaran Program Nikah Massal bagi warga Kota Bandar Lampung.

Program tersebut diharapkan dapat membantu pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan secara sah dan sesuai syariat dengan dukungan fasilitas dari Masjid Raya Al-Bakrie Lampung.

Penyelenggaraan Wedding Fair 2026 mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Lampung, Dekranasda Provinsi Lampung, serta sejumlah mitra seperti Abie Production, Kaneva, Stumi, Rias.id, Liscio Party, Evlin Decor & Design, Coco Entertainment, dan Jaya Thamrin.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Dendy Mashuri, Wakil Sekretaris Dekranasda Provinsi Lampung Ratih Puspa Sari, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung Dr. Evie Fatmawaty, serta perwakilan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung.

KH. Basyaruddin berharap Wedding Fair 2026 tidak hanya menjadi inspirasi bagi calon pengantin, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan industri pernikahan dan ekonomi kreatif di Lampung.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi calon pengantin sekaligus mendorong tumbuhnya industri pernikahan dan ekonomi kreatif di Lampung. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar, membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat, serta menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan lebih banyak keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” tutupnya.(*)

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *